Legenda tenis dunia, Serena Williams, kini resmi di nyatakan layak untuk kembali bermain tenis profesional mulai tanggal 22 Februari 2026. Hal ini di umumkan oleh badan anti-doping internasional yang mengatur program testing profesional tenis, International Tennis Integrity Agency (ITIA).
Masuknya nama Serena dalam daftar eligibility ini bukan sekadar kabar biasa. Ini menunjukkan bahwa proses administrasi yang wajib di lalui para atlet untuk kembali ke kompetisi resmi telah lengkap dan memenuhi syarat. Sejak Williams mendaftarkan dirinya kembali ke dalam program anti-doping enam bulan yang lalu. Proses ini berjalan sesuai aturan dan berbuah pada status layak kembali kompetitif.
Walau begitu, sampai sekarang Williams belum secara resmi mengumumkan apakah dia benar-benar berniat turun ke lapangan dan ikut turnamen sesudah tanggal itu datang.
Alasan Serena Bisa Layak Bermain Lagi
Penyebab utama keluarnya status ini berhubungan dengan aturan anti-doping. Untuk seorang pemain yang sudah tidak aktif dan memiliki status pensiun. Mereka perlu masuk ke dalam “registered testing pool” anti-doping setidaknya enam bulan penuh agar kembali eligible berlaga di turnamen resmi.
Serena, yang terakhir bertanding di US Open 2022, mengambil langkah ini dengan mendaftarkan dirinya kembali ke program tersebut. Itu artinya. Secara teknis ia sudah memenuhi persyaratan standar untuk kembali bermain.
Terlepas dari hal itu, Williams sendiri sebelumnya sempat menolak anggapan akan comeback melalui pernyataan media sosial. Meski namanya muncul dalam daftar testing pool.
Baca Juga:
Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong, Fakta & Reaksi Internasional
Reaksi Dunia Tenis Saat Ini
Berita tentang eligibility ini langsung jadi headline besar di media olahraga internasional. Banyak yang menyambut dengan antusias. Sementara penggemar juga mulai bertanya-tanya apakah ini berarti Serena benar-benar akan kembali bertanding bukan sekadar memenuhi prosedur.
Salah satu poin yang menarik adalah komentar dari pejabat tenis yang mengatakan bahwa jika Serena memilih untuk kembali bermain secara kompetitif. Pintu akan terbuka lebar untuknya di berbagai turnamen besar. Namun sampai sekarang belum ada respon resmi lebih lanjut dari pihak Serena maupun timnya.
Serena dan Masa Depan di Lapangan
Perlu di tekankan bahwa status “layak bermain kembali” bukan berarti Serena sudah pasti akan turun di turnamen besar seperti Grand Slam atau WTA Tour. Ini hanya izin administratif untuk mampu bersaing jika dia memutuskan untuk mendaftarkan diri ke acara tertentu mulai 22 Februari 2026.
Sampai saat ini Serena sendiri masih fokus pada kehidupan lain di luar tenis, termasuk kerja bisnis, aktivitas promosi. Serta kehidupan keluarga setelah memutuskan tak menggunakan kata “pensiun” secara tegas saat terakhir kali ia mundur dari kompetisi.
Spekulasi yang beredar bahkan tidak hanya soal singles — beberapa penggemar membayangkan kemungkinan ia bermain doubles bareng Venus Williams, yang sebelumnya telah melakukan comeback sendiri di usia lewat 40-an.
Kenapa Ini Jadi Isu Besar
Berita ini begitu heboh karena Serena bukan sekadar petenis biasa. Dengan 23 gelar Grand Slam tunggal dan posisi sebagai salah satu atlet tenis paling dominan di sejarah. Kabar melihatnya kembali bermain jelas memicu ekspektasi.
Kemunculan nama Serena Williams di daftar ITIA seolah membuka kembali kemungkinan masa lalu yang belum sepenuhnya di tutup, dan fans mulai membayangkan momen klasik Serena melawan generasi baru bintang tenis dunia jika ia benar memutuskan untuk kembali ke lapangan.
