Bupati Bekasi Ade Kuswara Punya Harta Rp79 Miliar, Ini Total Rinciannya

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tengah jadi sorotan publik setelah total harta kekayaannya yang di laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai angka fantastis Rp79,168 miliar. Angka ini tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dia ajukan pada 11 Agustus 2025 saat awal menjabat.

Jumlah ini menjadi perbincangan ramai karena gap antara penghasilan resmi seorang bupati dan total kekayaannya sangat mencolok. Apalagi Ade Kuswara juga tengah menjalani Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan suap dan kasus proyek di wilayah Kabupaten Bekasi, sehingga harta kekayaannya menjadi makin menarik untuk di bahas lebih detail.


Total Kekayaan Ade Kuswara: Rp79,16 Miliar

Dalam laporan LHKPN, Ade Kuswara mencatat total harta kekayaan dirinya mencapai Rp79.168.051.653, yang mencakup berbagai jenis aset seperti tanah, bangunan, kendaraan, hingga kas di bank.

Secara garis besar, komposisi harta kekayaan itu terbagi menjadi beberapa kategori utama berikut:

  • Tanah dan Bangunan: Rp76,2 miliar

  • Alat Transportasi & Mesin: Rp2,45 miliar

  • Harta Bergerak Lainnya: Rp43 juta

  • Kas dan Setara Kas: Rp147,9 juta

Dari total ini, terlihat jelas bahwa nilai harta yang paling dominan berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan.


Dominasi Aset Tanah & Bangunan

Komponen terbesar dari kekayaan Bupati Bekasi ini memang berasal dari aset tanah dan bangunan, dengan nilai mencapai lebih dari Rp76 miliar. Aset properti ini tersebar di beberapa wilayah, sebagian besar di Kabupaten Bekasi, tapi juga termasuk beberapa wilayah di Jawa Barat seperti Cianjur.

Berikut contoh rinciannya (nilai sebagian dari daftar LHKPN):

  1. Tanah seluas 4.326 m² di Bekasi — Rp600 juta

  2. Tanah seluas 809 m² di Bekasi — Rp609 juta

  3. Tanah seluas 480 m² di Bekasi — Rp408 juta

  4. Tanah 51.450 m² di Cianjur — Rp4,116 miliar

  5. Tanah & bangunan 364 m²/364 m² di Bekasi — Rp3,5 miliar

  6. Tanah & bangunan 119 m²/80 m² di Bekasi — Rp300 juta

  7. Tanah 225 m² di Bekasi — Rp135 juta

  8. Tanah 1.100 m² di Bekasi — Rp3,3 miliar

  9. Tanah 3.240 m² di Bekasi — Rp9,72 miliar

Daftar rinci di atas hanya sebagian dari keseluruhan aset tanah dan bangunan yang di laporkan. Total bidang tanah yang di miliki Ade Kuswara tercatat lebih dari 30 bidang, dengan nilai total yang sangat tinggi.

Baca Juga:
Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional: Jejak dan Kontroversi di Mata Publik


Alat Transportasi dan Koleksi Mobil Mewah

Selain properti, Ade Kuswara juga melaporkan memiliki sejumlah kendaraan pribadi yang nilainya mencapai sekitar Rp2,45 miliar. Aset-aset ini masuk dalam kategori alat transportasi dan mesin di LHKPN.

Beberapa kendaraan yang tercatat dalam laporan kekayaannya antara lain:

  • Ford Mustang 2022 — sekitar Rp1,4 miliar

  • Jeep Wrangler 2011 — sekitar Rp650 juta

  • Mitsubishi Pajero Sport 2021 — sekitar Rp400 juta

Koleksi mobil ini menunjukkan kombinasi antara kendaraan yang di beli sendiri, di terima sebagai hadiah, dan warisan dari keluarga — yang keseluruhannya memberi kontribusi signifikan terhadap total kekayaan.


Harta Bergerak, Kas, dan Setara Kas

Komponen kekayaan lainnya yang dilaporkan Ade termasuk:

  • Harta bergerak lainnya: Rp43.092.000

  • Kas dan setara kas: Rp147.959.653

Walau nilainya tak sebesar aset tanah dan kendaraan, angka ini tetap masuk dalam perhitungan total kekayaan yang di laporkan secara resmi.

Tidak ada utang yang di catat dalam LHKPN-nya, yang artinya seluruh aset yang tercantum merupakan kekayaan bersih tanpa di kurangi beban hutang.


Kontroversi dan Sorotan Publik

Jumlah kekayaan sebesar Rp79 miliar tentu jadi sorotan publik, apalagi jika di bandingkan dengan gaji resmi seorang bupati yang relatif stabil dan jauh lebih kecil. Informasi ini semakin ramai dibicarakan karena Ade Kuswara juga baru-baru ini terjerat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK menyita bukti uang tunai dari rumahnya dan menetapkan Ade beserta ayahnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek yang melibatkan uang ratusan juta hingga miliaran rupiah. Kasus ini menambah dimensi mengapa kekayaan yang di laporkan menjadi bahan pembicaraan banyak pihak.


Perbandingan dengan Masa Jabatan Sebelumnya

Menariknya, jumlah kekayaan yang di laporkan Ade Kuswara saat menjabat sebagai Bupati Bekasi pada 2025 tercatat lebih rendah di bandingkan saat ia masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada 2023 — saat itu kekayaannya di laporkan mencapai sekitar Rp81,88 miliar.

Fakta ini sedikit membantah anggapan bahwa kekayaan meningkat secara drastis sejak menjadi bupati, namun jumlah totalnya tetap sangat tinggi dan mengundang pertanyaan soal sumber serta pengelolaannya.

Dengan rincian di atas, terlihat bagaimana kekayaan seorang pejabat publik seperti Bupati Bekasi bisa jadi sorotan besar ketika nilainya sangat tinggi dan terkait pula dengan isu hukum yang tengah berlangsung.

Tulisan ini dipublikasikan di Breaking News dan tag , . Tandai permalink.