Kabar terbaru, di hari Selasa, 9 Desember 2025, skema Kebijakan Ganjil Genap Jakarta resmi di berlakukan kembali di Jakarta.
Aturan ini otomatis berlaku karena tanggal hari ini termasuk “ganjil” artinya hanya mobil dengan pelat akhir ganjil (1, 3, 5, 7, 9) yang di perbolehkan melintas di ruas‑ruas tertentu. Sedangkan mobil dengan pelat genap (0, 2, 4, 6, 8) harus sesuaikan rute atau waktu bepergian.
Kalau kamu nggak mau tiba‑tiba jadi korban tilang, ada baiknya persiapan dulu sejak sekarang cek plat kendaraanmu, rencanakan rute, atau pilih transportasi umum kalau bisa.
Baca Juga:
Simak Arti dan Makna Hari Antikorupsi Sedunia yang Diperingati pada 9 Desember
Rute, Waktu, & Aturan Dasar Ganjil Genap per 9 Desember 2025
25 Ruas Jalan Protokol yang Terdampak
Selama periode 8–12 Desember 2025, kebijakan ini di berlakukan di 25 ruas jalan utama di Jakarta mencakup pusat kota, pusat bisnis, dan beberapa jalan arteri penting.
Beberapa ruas terkenal di antaranya:
-
Jalan MH Thamrin
-
Jalan Jenderal Sudirman
-
Jalan Gajah Mada
-
Jalan Hayam Wuruk
-
Jalan Majapahit
-
Jalan Medan Merdeka Barat
-
Jalan Salemba Raya
-
… serta ruas lain di pusat hingga beberapa wilayah penyangga ibu kota.
Jam Berlaku
Perubahan pelat nomor berlaku pada jam-jam sibuk:
-
Pagi: 06.00–10.00 WIB
-
Sore–Malam: 16.00–21.00 WIB
Di luar jam tersebut maupun pada akhir pekan atau hari libur nasional aturan tidak berlaku, jadi mobil bisa lewat tanpa kendala pelat.
Pelat & Tanggal
Cara kerjanya simpel:
-
Jika tanggal hari ini ganjil → pelat akhir ganjil boleh lewat.
-
Jika tanggal genap → pelat akhir genap yang di izinkan.
-
Berlaku hanya untuk kendaraan roda empat ke atas (mobil pribadi, bukan sepeda motor).
Sanksi Jika Melanggar
Kalau nekat lolos dengan pelat yang nggak sesuai, risikonya bukan main bisa kena denda maksimal Rp 500.000 sesuai dengan regulasi lalu lintas yang berlaku.
Kenapa Kebijakan Ganjil Genap Dibuat Lagi
-
Menurut dokumen kebijakan yang di gunakan, aturan ini merujuk pada regulasi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019. Artinya, Gage memang di posisikan sebagai strategi jangka panjang mengendalikan kemacetan di Ibu Kota.
-
Dengan makin padatnya kendaraan terutama mobil pribadi sistem ini di harapkan bisa sedikit meringankan kemacetan di ruas vital, terutama di jam sibuk.
-
Selain itu, Gage juga mendorong masyarakat untuk lebih mempertimbangkan transportasi umum atau alternatif lain yang bisa berdampak positif bagi kualitas udara dan kelancaran bersama.
Tips Biar Gak Keteter Saat Gage Diberlakukan
-
Cek pelat kendaraan malam ini atau pagi sebelum berangkat pastikan angkanya sesuai dengan tanggal hari ini.
-
Gunakan transportasi umum atau alternatif lain kalau plat kendaraan kamu tidak sesuai bisa lebih hemat dan nyaman.
-
Atur jadwal berangkat/tiba kantor agar tidak terjebak jam sibuk 06.00–10.00 dan 16.00–21.00.
-
Pantau informasi resmi, karena di hari libur nasional atau cuti bersama, Gage biasanya ditiadakan jadi bisa lebih leluasa.