Viral Kasus Perselingkuhan Balikpapan Dea Prayuditha Adhistira, seorang wanita karier yang bekerja merantau selama lima tahun di sebuah perusahaan ternama BUMN di Balikpapan, tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis setelah menikah. Cinta yang dimulai dengan romantisme dan perhatian penuh berubah menjadi mimpi buruk yang melukai hatinya. Kisah ini menjadi viral setelah Dea membagikannya di akun TikTok @oounni, dan menarik perhatian jutaan warganet.
Awal Mula Pengkhianatan
Namun, semua kebahagiaan itu mulai pudar ketika suaminya mengenal seorang wanita idaman lain (WIL). Sikap suaminya yang dulunya penuh perhatian dan cinta perlahan berubah menjadi dingin dan cuek. Dea yang awalnya tidak menyadari perubahan tersebut, akhirnya menemukan bukti perselingkuhan melalui pesan WhatsApp di ponsel suaminya.
Dalam unggahannya, Dea menunjukkan percakapan di WhatsApp yang memperlihatkan bagaimana suaminya selalu siap sedia mengantar jemput kemanapun ia hendak pergi. Namun, kenyataannya, suaminya tetap mempunyai ruang untuk berselingkuh di belakangnya. Dea merasa sangat terluka karena pengkhianatan ini.
Baca Juga : Menghadapi Hujan Badai di Jakarta
Reaksi Warganet dan Permintaan Maaf
Unggahan Dea di TikTok segera menjadi Viral Kasus Perselingkuhan Balikpapan, di tonton lebih dari 1,3 juta kali dan mengundang ribuan komentar dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan moral kepada Dea, menyarankan untuk mengecek ponsel suaminya lebih teliti atau memberi semangat agar tetap kuat menghadapi cobaan ini.
“Percayalah justru lelaki cuek adalah lelaki setia,” tulis salah satu pengguna TikTok, @Bayuwangi. Sementara yang lain, @Baju_Moora, berkomentar, “Semoga lukanya lekas sembuh ya kak dan semakin bahagia lagi ke depannya.”
Dea sendiri, meski hatinya sangat sakit, tetap memilih untuk memberikan pintu maaf kepada suaminya. “Bahkan ketika hatiku sakit aku masih memilih untuk memaafkanmu,” tulisnya dalam unggahan tersebut. Ia merasa Tuhan masih sayang kepadanya karena membuka jalan apa yang di lakukan suaminya.
Upaya Pemulihan
Tidak kuat menahan permasalahan rumah tangga ini, Dea memutuskan untuk pergi ke psikiater untuk konsultasi. “Saya sangat berusaha untuk tetap waras, walaupun banyak luka dan trauma yang kualami. Aku berdoa, aku hanya ingin keluarga saya tidak di ambil wanita lain lagi. Tuhan, tolong sembuhkan rasa sakit yang tidak bisa saya diskusikan kepada siapa pun, bahkan pada diri saya sendiri,” tuturnya dengan lelah.
Dea menyadari bahwa kekecewaan terhadap manusia adalah sesuatu yang tak terhindarkan. “Kita tak bisa menghindari rasa kecewa terhadap manusia, sebaik-baiknya seseorang, dia punya potensi mengecewakan. Bukan karena dia jahat, tetapi karena manusia tidak luput dari dosa,” tulisnya di akhir unggahannya.
Penutup
Kisah perselingkuhan Dea di Balikpapan adalah sebuah pengingat bahwa tidak ada hubungan yang sempurna. Meskipun seseorang tampak melakukan segalanya dengan benar, tetap ada potensi untuk membuat kesalahan yang bisa melukai orang lain. Kasus ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Semoga dengan adanya dukungan dan upaya pemulihan, Dea dan keluarganya dapat menemukan jalan terbaik untuk menghadapi cobaan ini.